Mengenal Proses Pembuatan Teh

Teh merupakan minuman yang banyak diminati oleh mayarakat. Bisa diminum dengan hangat atau dingin. Tanaman teh ini merupakan komoditas yang paling banyak ditemui selain kelapa sawit, karet. Hampir seluruh bagian dunia mengenal teh karena sudah menjdai komoditi dunia. Jenis teh pun bervariasi ada yang teh hijau, teh hitam, teh olong, teh herbal, teh putih. Adapun proses pembuatan teh berdasarkan jenisnya antara lain :

 Proses Pembuatan Teh

Pertama. Teh hitam. Teh ini banyak di konsumsi di Indonesia. Proses oksidasi teh ini mencapai 2 minggu sampai satu bulan. Hingga teh ini siap untuk disimpan dan aromanya wangi.

Kedua. Teh hijau. Teh ini diawali dengan pucuk dau yang dilayukan dengan terik matahari. Karena sedikit mengalami okidasi teh ini akan sedikit pahit. Teh ini berkhasiat untuk kesehatan dan menurunkan berat badan.

Ketiga. Teh putih. Proes teh ini tanpa oksidasi dan dikeringkan. Sesuai dengan namanya teh putih teh ini berwarna ourih dan lembut.

Keempat. Teh olong. Teh ini dioksidasi hanya setengah saja. Teh ini hampir mirip dengan teh hijau dan teh hitam.

Kelima. Teh Herbal. Teh ini bukan terbuat dari daun teh, tetapi cara dikonsumsinya sama seperti teh. Teh herbal dapat terbuat dari kelopak bunga atau jenis tumbuhan lain yang berfungsi untuk kesehatan.

Keemam. Teh hitam merupakan teh yang paling banyak di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Teh ini disebut teh hitam karena daun teh yang dipakai untuk penyeduhannya berwarna hitam.

Itulah beberapa penjelasan pembuatan teh berdasarkan jenisnya. Dan cara pembuatan teh di pabrik pun berbeda-beda tergantung mesin yang dimiliki. Pertama. Proses Pelayuan. Daun yang telah dipetik mengalami pelayuan. Daun teh tersebut dilayukan dengan dipanaskan agar air berkurang hingga 60-70 persen. Ini dilakukan agar agar daun teh isa digiling dengan baik. Kedua. Tahap penggilinag, Tahap ini meliputi penggilinga teh untuk memecahkan daun. Pemecahan disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Ketiga. Tahap oksidasi. Oksidasi yang dimaksud ini yaitu teh disimpan di tempat khusus dan bersih. Enzim ini akan bekerja membentuk warna, aroma, dan aroma teh. Keempat. Tahap pengeringan. Dauh teh dikeringkan menggunakan mesin agar hasilnya bagus. Daun teh dikeringkan sampai kadar air 2-3 persen. Tahap pengemasan. Tahap terkahir ini merupaan tahap terakhir, sebelum dikemas harus disortir terlebih dahulu sesuai permintaaa pasar.

Dibandingkan dengan minuman lainnya, teh memiliki berbagai manfaat. Pertama. Mencegah kanker. Polyphenol yang terdapat di teh mencegah antioksidan yaang paling potensial. Dia mencegah penyebaran dan meperbanyak sel kanker dalam darah. Kedua. Perawatan kulit. Teh merupakaan antiseptik yang alami yang mengatasi bengkak-bengkak. Taruh setumpuk teh hijau pada kulit yang mengalami radang,, terbaar sinar matahari, ataupun noda. Ketiga. Menstabilkan tekanan darah. Bagi yang suka mengonsumsi teh, ini akan mengurangi tekanan darah tinggi dibanding mereka yang jarang mengkonsumsinya. Keempat. Menjaga daya ingat. Teh mencegah daya penurunan otak. Bagi mereka yang sering minum teh dua gelas dalam satu hari akan terhindar dari masalah kognitif. Kelima. Menurnkan berat badan. Teh bisa membakar kalori yag ada didalam teh.

Itu lah penjelasan mengenai proses pembuatan teh. Teh selain sehat juga dapat membuat cantik bagi wanita. Khasiat yang terkandung didalamnya berupa senyawa-senyawa organik. Namun tidak disarankan mengkonsumsi teh secara berlebihan. Teh tersebut biasa dikonsum pada saat pagi hari sebelum beraktivitas dan setelah makan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *