Perhatikan Cuaca Alam Sebelum Bepergian

Terkadang kita sebagai manusia yang hanya mampu berusaha dan berdoa dan gagal dalam menjalankan rencana kita. Kegagalan mewujudkan rencana bias diakibatkan cuaca yang buruk, disamping penyebab penyebab lain. Oleh karena itu ada baiknya kita mengira ngira atau meramal cuaca alam disekiling kita sebelum mulai menjalankan rencana kita. Dengan langkah awal memperhatikan situasi alam disekitar kita walaupun tidak 100% tepat, paling tidak kita mempunyai pegangan rencana apa yang akan kitalakukan saat cuaca cerah atau hujan.

Cuaca Alam

Berikut tips memperhatikan situasi alam agar kita bisa meramal cuaca yang akan datang:

  1. Cek embun pagi di rumput pada saat matahari terbit. Jika rumput kering, itu menandakan ada awan atau anginyang kencang, mungkin akan terjadi hujan nantinya, dan juga sebaliknya. Tetapi, metode ini tidak bisa digunakan, jika pada malam hari sebelumnya hujan.
  2. Melihat tanda merah jika melihat cahaya merah saat matahari terbenam (lihat ke arah barat). adacahaya merah di langit karena adanya udara bertekanan tinggi yang mengumpulkan debu-debu yang adadi udara. karena arus angin biasanya bergerak dari barat ke timur, maka udara kering menuju ke arahkamu.jika melihat cahaya merah saat matahari terbit (lihat ke arah timur) berarti udara kering sudahlewat, dan diikuti udara bertekanan rendah yang membawa udara lembab.
  3. Lihat awan. Jika awan bergerak dari arah yang berlawanan, kemungkinan akan hujan.
  4. Membuat api unggun, jika asap api unggun tersebut berbentuk pusaran dan tidak naik ke atas, ini disebabkan karena rendahnya tekanan udara, yang berarti akan hujan.
  5. Lihat bulan saat malam hari, jika bulan tampak jelas dan terang, mungkin akan terjadi hujan. Dan juga jika terdapat cincin di sekeliling bulan, dapat diindikasikan hujan akan turun dalam 3 hari berikutnya.

Semoga bermanfaat… 🙂

Incoming search terms:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *